Kunto88's Blog

November 24, 2009

Money Game

Filed under: Marketing — Surya @ 3:28 am

Istilah “money game” ini  masih baru dalam perbendaharaan kata di Indonesia, setidaknya menurut pendapat saya. Namun demikian  baiklah akan saya coba untuk membuat penjelasan menurut kemampuan dan cara pandang saya.

Menurut wikipedia money game adalah sistem permainan yang mengacu pada skema piramida atau yang lebih dikenal dengan skema Ponzi yang mana orang yang terakhir bergabung akan kesulitan mengembangkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah memiliki banyak bawahan, tetapi tanpa omzet tentu saja bonus tidak akan diperoleh.

Siapakah itu Ponzi?

Charles K. Ponzi adalah seorang imigran asal Itali yang lahir tahun 1882 dan pada usia yang relatip masih muda kurang lebih 21 tahun ia mengadu nasib menyeberang lautan   berangkat ke Canada tahun 1903. Nampaknya Charles K. Ponzi memang seorang yang gigih terlihat beberapa tahun kemudian dia berhasil mendirikan perusahaan jasa Kupon Pos. Pada ahun 1920 Ponzi dan perusahaannya di Boston menjadi perbincangan bahkan  sampai di Pantai Timur Amerika. Keberhasilan adalah hanya dalam waktu 45 hari, dia  mampu  meraup 9,5 juta dollar US dari 10.000 investor dalam waktu singkat, dengan cara  menjual surat perjanjian “bayar 55 sen US untuk setiap kupon” . Karena ulahnya itulah   dia ditangkap dengan tuduhan  melakukan pemalsuan dan penipuan finansial  kemudian disidangkan sehingga  dipenjara di Canada. Metodanya dia namakan “buble burst”, dan kemudian kita kenal menjadi “skema Ponzi”.

Setelah lepas dari penjara Canada , kembali dia ditangkap  karena melakukan penyelundupan orang ke Amerika Serikat  dan kemudian ditahan di Atlanta. Pada saat sidang ditunda  Ponzi  berusaha kabur untuk kembali negara asalnya yaitu  ke Itali,  akan tetapi saat berusaha melarikan diri dia diculik oleh Sherrif saat kapalnya bersandar di New Orleans. Kemudia Ponzi dibawa ke negara bagian Texas kemudian dipindahkan ke Massachusset, dan akhirnya di ektradisi ke Itali. Setelah menjalani hukumannya di  Itali, Ponzi kembali berimigrasi ke Brazil. Ponzi meninggal di RS Rio de Janeiro pada tahun 1949 dengan meninggalkan warisan berupa uang pensiun dari pemerintah Brazil sebesar $75 untuk menutupi biaya penguburannya.

Pada dasarnya, pembagian uang dilakukan kepada investor bukan berasal dari keuntungan riil perusahaan itu sendiri, melainkan dari dana investor yang masuk belakangan. Jika arus investor baru itu terhenti, maka program akan kolaps.

Disini saya akan ambil beberapa contoh pengembangan dari sistem Money game yang berdasarkan pada skema Ponzi

  1. 1. PTC

Secara teoritis, Paid to Click (PTC) merupakan suatu program penengah antara pemasang iklan (advertiser) dengan audiens iklan (member PTC). Pemasang iklan membayar untuk mendapatkan traffic dan member PTC dibayar untuk melihat website si pemasang iklan.

Dari sini saja dapat kita lihat satu kekurangan PTC: member dipaksa melihat iklan dan melakukan klik karena uang, bukan karena ketertarikan terhadap isi iklan itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas traffic PTC sangatlah rendah. Pemasang iklan mungkin hanya akan memasang iklannya di PTC kalau yang bersangkutan ingin traffic rank nya di Alexa naik.

Melihat kualitas traffic yang dihasilkan dari PTC sangatlah rendah, maka umumnya pemasang iklan enggan untuk memasang iklannya di PTC sehingga umur PTC umumnya hanya akan bertahan selama beberapa minggu sampai bulan saja. Jika demikian, self-sponsored ads (iklan sendiri) dan bot referral menjadi satu-satunya solusi untuk memperpanjang umur PTC.

Ada dua kategori PTC:

Bux – PTC yang membayar lebih dari $0.005/klik dengan 50+% Ref bonus. Program seperti ini dijamin 100% SCAM. Kualitas traffic benar-benar rendah karena orang hanya tertarik untuk mendapatkan referral. Umumnya iklan yang ada di PTC tipe Bux merupakan situs PTC lain yang disponsori sendiri oleh pemilik PTC dan memiliki link referral milik pemilik PTC Bux tersebut. Setiap kali anda menerima pembayaran dari PTC tipe Bux, maka di saat yang sama ada orang lain kehilangan uang dengan jumlah yang sama dengan yang anda terima.

Aurora – PTC yang membayar $0.001-$0.0025 dengan 20-40% Ref bonus. Umumnya PTC ini memiliki batas PO yang relatif tinggi (>$5+). Itulah sebabnya kenapa banyak member yang tidak dibayar, karena tidak ada orang yang ingin melakukan klik selama 6 bulan dan dibayar hanya $5 ($4.5+ setelah dipotong fee). Program tipe Aurora dapat bertahan lebih lama, bahkan tahunan. Tapi kualitas traffic aurora tetaplah rendah sehingga memaksa pemilik situs memasang iklannya sendiri. Meskipun ada juga pemasang iklan yang tertarik karena harga iklan lebih murah (~$3/1000 klik). Situs tipe Aurora tetap tidak stabil tapi jika dibandingkan dengan situs tipe Bux, perbandingan kestabilannya 1:1.000.000. Jadi situs tipe aurora itu lebih dekat akronimnya ke PTC.

Dari Pembayaran INSTANT Sampai Berjeda 6+ bulan!

Salah satu dari sekian scammer terbesar, yaitu admin dari incentria, clicksia, earn3, extra10 dan buxout telah membuktikan bahwa jeda waktu pembayaran yang semakin lama menunjukkan bahwa situs tersebut kekurangan dana!

Sebuah situs PTC tipe bux tidak dapat membayar lebih dari 10-15 member standarnya setiap hari (rata-rata hanya 3-5 member standar saja yang mampu dibayarnya). Sekedar informasi, 60 hari kerja itu setara dengan 90 hari kalender atau 3 bulan lamanya!

Jeda waktu pembayaran yang lama merupakan pertanda bahwa suatu situs PTC sedang berusaha mencari uang dengan menjual bot referral dan premium membership. Ingatlah bahwa para pemasang iklan (advertiser) itu sebenarnya tidak ada dan ketika suatu situs PTC memiliki masalah, maka jeda waktu pembayarannya akan semakin lama, bisa lebih dari 60 hari kerja.

Alasan-alasan klise pun dilontarkan para admin PTC, seperti “Kita harus melakukan cek ulang karena banyak anggota yang curang”, atau “admin sedang mengalami kecelakaan/sedang liburan dan baru akan kembali minggu depan/bulan depan.” dan masih banyak lagi…tentu saja masalah ini sebenarnya terjadi karena anggota situs PTC berhenti berinvestasi, begitu simpel!

Akhirnya situs PTC pun mati dan admin nya dapat memulai kembali situs baru dengan resep yang sama.

Pembayaran Instan?

Kenyataannya, sistem pembayaran instan itu sebenarnya terlalu berisiko untuk situs PTC. Hanya Neobux yang kelihatannya aman dari berbagai usaha hacking yang ditujukan kepadanya karena mereka memiliki tim programmer yang berfokus pada keamanan situs.

Saya cukup yakin member tidak akan keberatan dengan pembayaran non instan, tapi maksimal hanya 3 hari jedanya. Ingatlah bahwa ketika anda menginvestasikan uang anda, anda membayar situs PTC secara INSTAN, tetapi situs PTC tersebut membayar anda (kalau ada niat) dalam waktu bulanan lamanya.. (Jadi ingat RichPTC, MysteryPTC, Heavenclickers, BigMoneyPTC, dkk – red).

Dari keterangan diatas bisa dilihat adanya kesamaan dalam skema Ponzi yaitu pemberian iming-iming bonus besar dan dalam jangka waktu yang relatif pendek. Salah satu contoh lainnya yang ada di Indonesia adalah money game berkedok ‘bisnis investasi’ sistem matrix atau mesin uang otomatis (skrip SMUO). Ciri khasnya mudah diketahui: bahasa marketing bombastis dengan desain website yang murahan (tidak profesional, penuh kata-kata, banyak bug, dan biasa dilengkapi gambar orang bule kantoran, duit dolar, pesawat, ferarri, dll).

  1. 2. MLM ( Multi Level Marketing )

Menurut hemat saya dari pengertian diatas skema Ponzi itu ada pada sistem MLM juga. Dari yang saya tahu MLM ( Multi Level Marketing ). Dalam hal ini MLM dapat dibagi dalam 3 jenis yaitu :

  1. MLM yang tidak menjual produk, biasa disebut money game (permainan uang). Contoh: Pihak MLM menawarkan sebuah mobil merk Q cuma dengan menyetor uang sebesar Rp. 5.000.000 dengan syarat harus bisa menjaring sebanyak sepuluh orang yang masing-masing harus menyetorkan uang sebesar Rp. 5.000.000 pula. Dan sebagai hasilnya Ia akan menerima mobil tersebut setelah mampu menjaring orang dengan kuota yang telah ditetapkan, dan bila tidak, maka uang tersebut hangus.
  2. Perusahaan MLM yang menjual produk orang lain dengan sistem MLM, yakni apabila ia membeli suatu produk dari pabrik kemudian memasarkannya dengan sistem MLM. Perusahaan MLM ini kadang-kadang mengakibatkan harga menjadi tidak wajar (diatas harga pasar) dan kadang-kadang kabur entah kemana, sehingga banyak yang tidak pernah menerima bonus yang dijanjikan dan jaringan yang paling bawah tidak bisa mengembangkan lagi jaringan.
  3. Perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem Penjualan Berjenjang (Network Marketing) adalah sebuah perusahaan yang menjual produknya dengan sistem berjenjang, sehingga setiap konsumen di perusahaan tersebut  juga seorang distributor. Dimana akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah jaringan dan omzet yang dicapai sesuai dengan sistem marketing yang disetujui sejak awal dengan harga produk yang cukup wajar.
Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: